Lembaga Desa

Pemerintah Kabupaten Aceh telah mengatur lembaga Pemerintahan Kampung melalui Qanun Kabupaten Aceh Tengah Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Pemerintahan Kampung yang diantaranya mengatur tentang :

Qanun Kabupaten adalah peraturan perundang-undangan sejenis peraturan daerah
kabupaten yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat
kabupaten Aceh Tengah

Kampung adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang
berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan
asal usul dan adat setempat yang diakui dan dihormati sebagai keistimewaan Aceh
dalam sistem pemerintahan negara kesatuan Republik Indonesia yang dipimpin oleh
reje;

Sarak opat adalah empat unsur atau potensi masyarakat secara terpadu yang terdiri
dari reje, imem, petue dan rayat genap mufakat dalam suatu kampung untuk menjaga
dan memelihara harkat dan martabat kampungnya;

Pemerintahan kampung adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh sarak
opat dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan
asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem
pemerintahan negara kesatuan Republik Indonesia;

Pemerintah kampung adalah reje dan perangkat kampung sebagai unsur
penyelenggara Pemerintahan kampung;

Reje adalah kepala pemerintah kampung;

Bedel adalah penjabat reje untuk masa waktu tertentu karena reje berhalangan
sementara atau berhalangan tetap;

Imem Kampung adalah unsur sarak opat yang mempuyai tugas muperlu sunet dan
melaksanakan fungsi memimpin kegiatan keagamaan, peningkatan peribadatan,
peningkatan pendidikan agama dalam masyarakat;

Petue adalah unsur sarak opat yang mempunyai fungsi musidik sasat dengan tugas
melakukan penelitian dalam segala aspek kehidupan masyarakat;

Sekolat adalah Pembantu Petue;

Rayat Genap Mufakat yang selanjutnya disingkat RGM adalah unsur sarak opat yang
anggotanya dipilih secara musyawarah oleh masyarakat kampung setempat yang
terdiri dari unsur ulama, tokoh masyarakat setempat termasuk pemuda dan
perempuan, pemuka adat dan cendikiawan yang ada di kampung yang berfungsi
mengayomi adat dan adat istiadat, membuat qanun kampung, menampung dan
menyalurkan aspirasi masyarakat setempat serta melakukan pengawasan secara efektif
terhadap penyelenggaraan pemerintahan kampung;

Banta adalah perangkat kampung yang memimpin sekretariat kampung;

Dusun adalah bagian wilayah kerja pemerintah kampung;

Pengulu adalah pimpinan dusun;

Sekretariat kampung dipimpin oleh banta serta membawahi :

a. Urusan pemerintahan dan kesra.
b. Urusan ekonomi dan pembangunan.
c. Urusan administrasi umum.

Berikut adalah nama unsur Sarak Opat Kampung Kebet :

  1. Reje Kampung Kebet     : IRWANDI
  2. Imem Kampung Kebet   : Arwansyah
  3. Petue Kampung Kebet   : Riduan
  4. Rakyat Genab Mupakat  : Darul Qutni, S.Ag

 

Facebook Comments